-->

Perbedaan Selling dan Branding dalam Bisnis

Perbedaan Selling dan Branding dalam Bisnis

Kali ini catatan baru akan membahas tentang perbedaan branding dan selling. Ini sebenarnya karena  diluar sepertinya masih banyak salah paham ya  tentang branding dan selling. Kenapa ini penting, agar kamu lebih memahami dan juga implementasinya, juga tepat sasaran gitu ya. Dan ini juga akan membantu teman-teman kalau misalnya salah satunya belum tercapai. Jangan putus asa. Pasti banyak cara untuk memperbaikinya, branding  dapat, selling juga dapat. 

Nah jadi disini aku akan jelaskan dengan cara yang berbeda agar kamu lebih memahami lagi dan tidak terjebak dengan teori-teori diluar sana. Nah disini aku akan jelaskan secara realitanya di lapangan. 

Masih banyak perdebatan di luar sana tentang branding dan selling. Kali ini  aku akan membahas dengan cara yang berbeda agar lebih gampang dipahami. Seandainya bisnis  kamu nanti berkembang pastikan akan membutuhkan dua orang yang berbeda, Brand Manager dan Sales Manager. 

Aku akan membahasnya melalui pekerjaan. Brand Manager dan sales manager kalau saat ini kamu baru memulai pasti kamu kerjakan sendiri dua-duanya yang berfungsi sebagai branding  dan satunya adalah tugas mencari seals, tapi dirangkap jadi satu orang. 

Karena kamu baru mulai gitu. Tapi In The Future ketika bisnis itu berkembang, perusahaan itu berkembang, pasti kamu akan membutuhkan dua orang ini brand manajer dan sales manager. Oke dan aku akan jelaskan melalui jabatan ini agar kamu lebih memahami lagi antara brand dan sales. 

Brand manager tugasnya tentu saja menghandle brand, mengembangkan brand, membuat strategi brand kemudian mengkomunikasikan  brand ini kepada target konsumen yang tepat, melakukan aktivitas branding dan mengevaluasi apakah komunikasi ataukah pesan yang disampaikan kepada target konsumen itu tepat enggak, Apakah  persepsi dibenak konsumen itu sama enggak dengan persepsi yang kita inginkan yang kita rencanakan, apakah yang mereka pikirkan itu sama enggak dengan yang kita inginkan secara perusahaan. 

Nah kalau misalnya ada yang meleset berarti perlu dievaluasi. Apakah komunikasinya yang salah ataukah  komunikasinya bener tapi target konsumennya salah. Nah ini adalah pekerjaan Brand Manager. 

Penilaian terhadap Brand Manager ini dinilai dari andai disurvei segmen ini ya segmen brand ini. Kalau disurvei seberapa lebih mereka terhadap brand kamu, seberapa besar sih cinta mereka  kepada brand kamu, seberapa besar sih mereka mau merekomendasikan. 

Jadi sebenarnya brand Manager ini ukuran penilaiannya tuh bukan dari sales, walaupun secara jangka panjang brand itu nanti ada kaitanya dengan performa sales, nanti aku jelasin ya. 

Nah kemudian Sales Manager tugasnya tentu aja cari sales. Nah dari mana dia mencari sales, dari strategi marketing yang sudah dibuat oleh tim marketing. Dari produknya, harganya, kemudian channel yg ada di mana terus juga aktivitasnya ngapain aja. 

Nah disini aku akan ceritakan secara singkat ya. Balik lagi sales itu bisa tercipta itu gimana sih  asalnya gitu. Sales bisa tercipta yang pertama  adalah brand. Walaupun misalnya target konsumen ini baru lihat pertama kali, dua kali  atau mungkin dia harus butuh proses yang panjang agar teryakinkan yang akhirnya beli, jadi pertama itu brand awareness. 

Nah yang kedua availability, ketersediaan produk itu dimana target konsumen  itu berada, di manakah platformnya, dimana target konsumen berada, ketersediaannya. 

Distribusi akan berpengaruh dengan ketersediaannya. Semakin gampang, otomatis salesnya semakin mudah. Kemudian berikutnya adalah visibility. Dia terlihat  enggak di tempat di platform dimana konsumen itu berada atau jangan-jangan brand kompetitor yang lebih kelihatan, dibandingkan dengan bandnya. 

Nah itu kan juga berpengaruh ya, atau juga misalnya di ritel. Misalnya brand kamu masuk di sociolla  atau Watson kelihatan enggak gampang ditemukan , jangan-jangan di paling bawah pol gitu ya,  jadi visibility juga penting banget. 

Selain  itu yang bisa menciptakan sales juga adalah activities, aktivitas marketing aktivitas  sales promotion gitu. Misalnya hanya diem-diem aja. Jadi sales tidak hanya tercipta dari brand itu dikenal atau enggak tapi juga availability, visibility dan activity. 

Itulah kenapa semakin kuat brand, sebenarnya juga akan memudahkan  Sales Departement untuk mendapatkan sales.  

Itulah gambaran Brand dan Sales. Branding dan Selling adalah aktivitas yang harus dilakukan bersama-sama di dalam perusahaan kalau  misalnya saat ini baru kamu sendiri yang handle. Maka kamu harus punya plan dan juga gol. Masing-masing activity mana yang sifatnya untuk branding, mana sifatnya untuk sales. 

Branding  itu sekali lagi ya tidak iklan-iklan yang mewah, kemudian juga bukan desain-desain yang  mewah, itu enggak. Sesuaikan dengan gol kita dan aku mengingatkan sekali lagi bahwa pada  prinsipnya bisnis itu kan menciptakan konsumen baru dan mempertahankannya. 

Nah kalau kita  bisa mempertahankannya, konsumen ini loyal, maka mereka ini yang akan membuat bisnis kita  berjalan jangka panjang gitu. Jadi jangan fokus di jualan jualan aja. Tapi juga lakukan aktivitas branding sifatnya mengikat secara emosional. 

Jadi disini aku mengajak kamu untuk think bigger. Jadi untuk melihat semua secara keseluruhan ya tidak sepotong-potong. Walaupun eksekusinya  step-by-step mulai dari langkah kecil.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel