-->

7 Cara Cepat Bebas dari Lilitan Hutang

7 Cara Cepat Bebas dari Lilitan Hutang

Debt collector. Dengernya aja rasanya sudah merinding. Ini reaksi banyak orang yang hidupnya rasanya dikejar-kejar oleh hutang dan yang pasti tidak bisa bayar. Yuk simak artikel catatan baru berikut ini, supaya kamu bisa belajar bagaimana mengendalikan hutang ini di dalam hidup, sehingga hidup tidak dikendalikan oleh hutang.

Sering kali kita itu tidak sadar memakai uang kita. Terutama yang mempunyai kartu credit pakai kartu credit kita sehingga sampai di satu titik dimana hidup kita itu dikendalikan oleh hutang, di kejar-kejar oleh debt collector yang membuat hidup kita tidak ada ketentraman.

Mau self love juga susah kalau dalam situasi seperti ini kali ya. Yuk kita mulai terapkan tips-tips dari catatan baru berikut ini.

Untuk membuat hidup kamu menjadi lebih tenang yang pertama adalah kenali yang namanya good debt atau hutang yang baik dan bad debt atau hutang yang buruk.

Apasih yang dimaksud dengan good debt itu. Good debt atau hutang yang baik adalah hutang yang bisa membantu kita untuk mencapai sesuatu. Misalnya untuk berinvestasi atau untuk membeli rumah. Jadi tidak semua hutang itu jelek ya guys.

Kadang-kadang hutang itu yang good debt itu bisa membantu kita untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan kita. Misalnya kalau kamu ingin punya rumah, ngambil KPR itu adalah langkah yang bijaksana. Tetapi kita harus memiliki pengeluaran keuangan yang tepat, yang baik. Sehingga kita tidak keteteran.

Yang kedua adalah mengenali debt income ratio. Kalau biasanya kalau bank atau ingin memberikan kita pinjaman KTR itu akan diukur Debt to Income Ratio. Artinya adalah rasio besarnya hutang kamu dibandingkan dengan pendapatan kamu.

Kamu bisa ngukur sendiri Debt to Income Ratio. Caranya sangat gampang yaitu ditulis semua kewajiban-kewajiban fix kamu. Jadi misalnya kamu punya hutang KTR, lalu kamu punya juga cicilan mobil.

Nah itu adalah debt-debt yang sudah pasti ya kan, atau kamu punya cicilan 12 bulan.Nah semua itu dihitung dan dijumblahkan lalu dibagi dengan income atau pendapatan total kamu dan itu menghasilkan Debt to Income Ratio.

Yang bagus adalah kalau kita memiliki Debt to Income Ratio yang rendah. Artinya apa ? kita tidak punya terlalu banyak hutang. Okay, so pastikan Debt to Income Ratio kamu ada di titik di bawah 20%.

Yang ketiga adalah, Kita perlu banget untuk bijaksana di dalam menggunakan Kartu Kredit

My rule of tang is if you don't have the money, don't spend it even with your credit card. Jadi kalau kamu terutama untuk hal-hal yang merupakan keinginan bukan kebutuhan. Kalau kamu merasa bahwa kamu tidak punya uangnya untuk itu, kamu tidak bisa di akhir bulan membayar full tagihan kartu kredit kamu, lebih baik tunda belinya.

Lebih baik nabung dulu untuk bisa membeli barang tersebut. Jangan sampai kamu menggunakan kartu kredit seolah-olah ini adalah uang yang kamu sudah miliki, padahal kamu tidak ada uang cadangannya di bank.

Rule yang keempat adalah sebisa mungkin bayar full semua tagihan kartu kredit tersebut

Kenapa ? karena kartu kredit merupakan istilah kata pedang bermata dua. Bisa sangat berguna untuk kita untuk bisa melakukan kemudahan yang cash, tetapi kalau kamu tidak pernah melakukannya dengan tracking, spending kamu apa saja, pengeluaran kamu apa saja dan kamu menggunakan kartu kredit melebihi batas ini bisa menjadi pedang yang merugikan kita,

Karena interest atau bunga kartu kredit itu paling besar dihitungnya perbulan bisa mencapai sampai 4% perbulan dari belanjaan kamu yang tidak dibayarkan dan ini sifatnya accumulative.

Jadi bisa sangat-sangat menjerat sampai di titik ini menurut kamu apakah masuk akal semua yang saya sebutkan ?

Apakah kamu punya tips-tips yang lain. Tulis di comment di bawah ini ya guys

dan sekarang kita lanjutkan

Langkah yang selanjutnya kalau memang kamu punya tagihan atau cicilan kartu kredit adalah prioritaskan utama untuk membayar dulu cicilannya.

Semua cicilan kartu kredit atau tagihan kartu kredit yang belum ada. Artinya kalau kamu bisa punya uang lebih jangan kamu gunakan uang lebihnya itu untuk foya-foya, untuk spend more, tapi prioritaskan untuk membayar dulu tagihan atau cicilan kartu kredit yang ada.

Lalu berikutnya kita bayar tagihan-tagihan atau cicilan lain. Kalau kamu sampai terjerat hutang kartu kredit yang cukup besar pertimbangkan untuk dirundingkan dengan bank penerbit hutang tersebut, bank penerbit kartu kredit untuk mendapatkan keringanan cicilan.

Jadi keringan cicilan atau keringanan bunga atau mungkin ada promo-promo tertentu.

Kenapa? daripada kamu tidak mulai sama sekali untuk penyelangaran, mereka mau lihat itikat baik kamu untuk bisa menyelesaikan pembayaran. 

Yang terakhir adalah tracking semua pendapatan atau pengeluaran kamu

Ketika kamu punya pendapatan lebih. misalnya dapet bonus, bonus tahunan, bonus THR yang didahulukan adalah kalau memang kamu memiliki hutang adalah percepat pembayaran hutang.

Misalnya kalau kamu punya KTR dan kamu mendapatkan rejeki yang lumayan yang dibayar itu bukan cicilannya. Tetapi yang dipercepat adalah pelunaskan. Pokoknya bicarakan dengan penerbit hutang tersebut bagaimana saya bisa melakukan pelunasan pokok dipercepat.

Kenapa ? karena kalau kita membayar cicilan yang kita bayar itu adalah pokok berikut bunga tetapi kalau kita yang dibayarkan adalah hutang pokoknya itu akan sangat-sangat mengurangi cicilan kamu di kemudian hari.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel