-->

5 Cara Membuat Skincare Sendiri untuk Dijual

5 Cara Membuat Skincare Sendiri untuk Dijual

Pada kesempatan kali ini catatan baru akan share tips buat kalian yang ingin membangung brand kosmetik sendiri. Karena banyak sekali dari Anda yang mungkin sudah punya ide untuk membuat produk kosmetik, namun terhenti langkahnya karena melihat tembok besar tembok tinggi dihadapannya. Tembok penghalang ini adalah pengetahuan, strategi dan bagaimana jalan menuju kesana. Dalam karir saya dalam memenej banyak Brand dengan produk-produk yang memiliki segmen yang berbeda-beda.

Sebenarnya setiap produk itu selalu ada marketnya dan akan berhasil jika kita tahu target konsumen kita dan bagaimana menemukan mereka dan kita menawarkannya kepada target konsumen yang tepat, saya belum bicara kualitas ya. 

Sebagai orang yang memiliki background Ekonomi tepatnya, secara pribadi saya bisa menilai mana produk yang berkualitas lebih baik. Namun realitanya yang menentukan adalah konsumen. Begitu konsumen itu akan merasa it for me bagusnya buat saya apa, cocok gak buat saya, manfaatnya apa buat saya gitu kan dan konsumen nggak peduli dengan background Anda. 

Mau Ekonomi, dokter bahkan enggak punya background sekalipun. Mereka gak peduli. Karena It's all about them not you. Inilah pentingnya kita memahami target konsumen kita. 

Latar memahami target konsumen kita ini adalah bagian dari menyusun strategi brand. Jadi ada faktor di luar yang sering mungkin anda perdebatkan. Terus yang masalah product features and Benefits ada faktor yang akan menuntun mereka untuk memutuskan memilih brand yang mana. 

Itulah kenapa brand strategy itu sangat penting. Ada lima Pondasi yang penting nih Kalau anda ingin memulai brand kosmetik sendiri. 

Buat Brand yang Targetnya Spesifik

Yang pertama tadi saya sudah sedikit menyinggung tentang brand. Karena hampir setiap Minggu ada brand baru. Karena kalau Anda lihat di situs B POM selalu ada yang baru setiap bulannya ribuan gitu. Maka brand Anda harus punya daya tarik dan keunikan di mata mereka. Yang konsumen itu orang merasa ini gue banget jadi karakter dan file-nya itu sesuai dengan mereka. 

Akhirnya konsumen akan memilih produk kalian dibandingkan dengan yang lain. Dan pada prinsipnya branding itu adalah membina hubungan dengan mereka untuk mendapatkan ini. Kuncinya pahami target konsumen Anda.

Kalau sekarang ini ada sudah launched dan kalau ditanya target konsumennya siapa. Mulai dari umur, penghasilan, dll. Pokoknya tentukan lebih spesifik lagi. di bagian pertama ini. 

Anda harus buat strateginya sebelum menghabiskan uang banyak untuk iklan, promosi, kampanye, memilih influencer, memilih endorser. Jadi yang pertama ini tetapkan dulu. 

Tentukan Produk

Yang kedua adalah tentukan produknya. Produk ini mencakup kualitas, kemudian unik, selling, proposition dan juga stakeholder. Misalnya manufacturer atau pabriknya siapa, kemudian supplier kemasannya dari mana, desain kemasannya bagaimana. 

Nah jadi keseluruhan cek colour atau hal yang berkaitan dengan produk dan memastikan kualitas produk baik dari sisi kualitas isinya dan juga estetik kemasannya. 

Legalitas

Yang berikutnya adalah legalitas. Untuk pertama kali tes untuk perusahaan kalo misalnya anda ingin membuat dalam bentuk perusahaan PT atau CV. Kalau misalnya Anda membuatnya dalam bentuk PT atau CV  kelihatan lebih profesional. 

Karena untuk pabrik beton pun juga ada yang hanya menerima atau bekerjasama dengan yang berbadan usaha aja PT atau CV dan tidak menerima individu. Tapi jangan khawatir kalau misalnya Anda Belum PT atau CV. Pakai individu juga masih bisa saat ini. Masih ada pabrik yang bisa bekerjasama dengan individu. 

Yang kedua ini adalah izin edar BPOM ini penting banget ya. Jadi dia akan menilai produk Anda itu aman atau tidak Itu adalah otoritasnya BPOM dan karena izin edar BPOM ini adalah menjamin keamanan produk untuk konsumen. 

Ini sebenarnya adalah wujud sayang kepada konsumen. Pastikan produk anda sudah memiliki izin edar BPOM sebelum diedarkan. 

Yang ketiga yang kadang lupa nih pendaftaran merek. Ini adalah untuk menjamin perlindungan. Terkadang memang untuk merek mungkin anda sudah punya ide sekarang. Nah kalau misalnya sudah punya ide, sekarang walaupun belum ada produknya, anda bisa langsung daftarkan. Jadi play dengan merek pendaftaran merek. 

Financial

Hari gini gak ada nggak pakai uang kan. Budget atau dana ini penting banget untuk menggerakkan semua aktivitas perusahaan. Besar kecilnya budget yang dibutuhkan ini tergantung dari goal yang anda ingin dapatkan. Dan budget ini juga menentukan seberapa cepat Anda meraih gold itu ya. 

Kalau misalnya budgetnya terbatas banget otomatis konsekuensinya adalah Anda harus lebih bergerilya. Beda dengan ketika anda memiliki budget yang lebih longgar, dan jangan lupa disini teman-teman ya beauty entrepreneurs dana cadangan. 

Dana cadangan yg penting banget, Jadi jangan dihabiskan semua ya karena bisnis itu terkadang ndak semulus wajah teman-teman semuanya. Jadi jangan lupa siapkan dana darurat. Seperti misalnya tiba-tiba pandemi kayak gini.

Operasional atau Tim 

Berikutnya adalah operasional atau tim work atau organisasi. Jadi disini karena kita nggak mungkin bekerja sendirian. Walaupun Anda solopreneur atau berdua dengan pasangan. Ketika anda sudah meluncurkan brand ini berarti bisnis anda sudah sangat serius.

Jadi harus dipersiapkan tim, walaupun berdua bertiga ya kemudian jobdesknya apa. Harus anda tentukan. Karena biasanya kalau pertemanan itu kalau enggak ada jobdesk yang jelas itu nanti biasanya berantem ya kan.  Kalau udah berantem itu pasti kerjaan akan terganggu kan juga enak banget. Jadi Jobdesk harus jelas.

Kemudian GPI adalah key performance Indicator ini adalah penilaian atau pengukuran pekerjaannya ini sesuai dengan harapan atau tidak. GPI menghindarkan dari penilaian yang subjektif. Tapi lebih objektif karena ada ukurannya. 

Jadi walaupun kecil, usahakan kita berlatih untuk mulai profesional ya.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel