-->

8 Sumber Pendapatan Pasif Income Paling Menjanjikan

 8 Sumber Pendapatan Pasif Income Paling Menjanjikan

Siapa sih yang tidak tertarik untuk mendapatkan uang secara terus-menerus saat tidak bekerja. Saya rasa semua orang menginginkan hal itu. Ternyata mendantangkan uang tanpa harus bekerja dan terus mengalir ternyata mungkin loh. 

Mendapatkan uang tanpa harus bekerja biasa disebut pasif income. Nah pasif income sendiri berbeda dengan yang namanya pendapatan aktif atau pendapatan tetap. Dengan kata lain ketika kita menukarkan tenaga dan waktu untuk mendapatkan uang jawabannya adalah pekerjaan utama. Atau pekerjaan sampingan di mana apabila kita berhenti bekerja atau tidak bekerja maka kita tidak mendapatkan gaji atau bayaran. 

Pada kesempatan ini catatan baru akan membahas tentang 8 sumber pendapatan pasif income. Disini kita akan membagi pasif income menjadi dua bagian, yang pertama kita memerlukan modal uang di awal atau tenaga dan juga waktu di awal untuk menghasilkan pasif income. 

Tapi dalam artikel ini admin tidak akan membahas untuk mendapatkan pasif income dengan menjalankan ide bisnis. Karena untuk menjalankan itu butuh modal dan usaha yang besar hingga akhirnya kamu bisa mendapatkan pasif income.

Oke kembali ke pembahasan sebelumnya, bahwa disini kita akan membagi dua sumber pasif income dalam dua kategori, yaitu yang pertama yang butuh modal. Jadi kamu tidak butuh usaha atau tenaga yang sangat besar untuk mendapatkannya. Tapi kamu butuh modal uang di awal, tapi modalnya pun tidak terlalu banyak.

Deposito 

Yang pertama yaitu deposito. Deposito merupakan cara yang paling mudah dan aman untuk kamu yang ingin mendapatkan pasif income tanpa harus mengeluarkan modal banyak. Kamu hanya membutuhkan modal awal Rp1.000.000 untuk mulai deposito. Selain itu kamu bisa langsung merasakan manfaatnya bahkan di bulan pertama. 

Kamu hanya perlu menitipkan uang yang kamu punya di bank. Dalam jangka waktu tertentu, bisa 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, bahkan 2 bulan bulan tergantung dari pilihan yang kamu pilih. Tapi ketika kamu sudah meletakkan uang kamu di deposito, dalam jangka waktu tertentu misalnya 3 bulan. Maka kamu tidak dapat menarik uang kamu selama jangka waktu tersebut. 

Apabila kamu uang kamu sebelum jangka waktunya berakhir, maka kamu akan dikenakan penalti. biasanya angka penaltinya yaitu 0,5% hingga 1% dari dana yang kamu masukkan. Untuk itu pastikan kamu memiliki dana yang cukup di tabungan reguler kamu yang dapat kamu gunakan untuk aktivitas keseharian kamu.

Untuk memulai kamu cukup datang ke kantor cabang bank terdekat, selebum itu kamu bisa cari info yang bernama bunga deposito berdasarkan jangka waktunya, minimal dana deposito dan berapa penalti yang digunakan apabila kamu menarik uang itu waktunya. 

Sebagai contoh misalnya mandiri menawarkan bunga deposito di angka 5,5% untuk jangka waktu 3 bulan. Apabila kamu melakukan pencairan uang deposito tersebut sebelum waktunya kamu akan terkena denda sebesar 0,5% dari jumlah dana yang kamu masukkan. 

Nah disini aku juga sarankan untuk berhati-hati dengan Bank yang menawarkan bunga deposito sangat tinggi. Khususnya apabila Bank tersebut adalah Bank baru yang mungkin sebelumnya kamu tidak kenal namanya. Sebaiknya cari Bank yang memang sudah beroperasi lama dan reputasinya sudah terbukti, sehingga uang kamu akan tetap aman. 

Reksadana

Yang kedua yaitu Reksadana. Dengan Reksadana kamu bisa mendapatkan bunga dari 6 hingga 12% setiap tahunnya. Dengan resiko yang kecil dan bisa mulai dibeli dari hanya modal Rp10.000 untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya uang di Reksadana tidak disentuh selama 10 tahun ke depan. 

Yaitu kita menitipkan uang kita kepada manajer investasi yang sudah berpengalaman yang kemudian akan memasukkan dana kita ke instrumen instrumen investasi seperti saham dan obligasi. Dalam hal ini kita bisa memilih produk reksadana yang paling cocok untuk kita. 

Kamu bisa memulai investasi reksadana dengan datang ke kantor cabang atau melalui aplikasi online. Kalau lewat aplikasi online kamu bisa memilih produk reksadana dan langsung mendaftar dari rumah tanpa harus ke kantor cabangnya dan memantau pergerakan harga reksadana. 

Ada beberapa aplikasi yang sudah terdaftar di OJK yang bisa kamu gunakan, seperti Ajaib dan Bibit. Kelebihan menggunakan reksadana melalalui aplikasi lebih simpel, karena kita bisa mendaftar dan melakukan pemantauan secara online. 

Peer-to-peer Lending

Yang ketiga yaitu ini merupakan skema dimana kita meminjam kan uang kita terhadap bisnis atau individu dan kita mendapatkan bunga dari hasil pinjaman tersebut. Jumlahnya juga sangat beragam, rata-rata menawarkan sekitar 15% bunga tiap tahunnya dan bahkan ada yang lebih tinggi. Namun biasanya semakin tinggi besarnya, semakin tinggi pula resikonya. 

Sebagai informasi resiko di Peer-to-peer Lending ada dua macam jenisnya, yang pertama risiko uang kamu tidak sama sekali kembali dan yang kedua resiko uang kamu telat baliknya. Untuk tingkat resiko dan besarnya keuntungan biasanya sudah diberitahukan di awal sebelum kamu meletakkan uang. 

Perlu diperhatikan apabila kamu memberikan pinjaman kepada bisnis atau perusahaan maka kamu harus tahu lebih lanjut mengenai latar belakang dari perusahaan tersebut. Apakah bisa dipercaya atau tidak. Untuk itu kamu harus hati-hati dalam memilih perusahaan, sebab ada banyak sekali yang abal-abal. 

Yang paling aman adalah apabila perusahaan tersebut sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK dan sebaiknya kamu cek secara langsung di situs resmi OJK. Jangan langsung percaya apabila ada faktor penting yang mengaku bahwa mereka sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, tapi kamu justru tidak bisa menemukan di situs resmi OJK. Setelah itu kamu juga bisa mempelajari latar belakang dari faktor penyedia dengan membaca berita nya di media, apakah perusahaan tersebut pernah tersangkut kasus negatif sebelumnya. 

Emas

Yang keempat yaitu emas. Emas merupakan pilihan investasi yang cukup aman, sebab harga emas biasanya akan mengikuti harga inflasi. Bila kita memiliki masa 5 tahun yang lalu, maka kita akan mendapatkan passive income sebesar 47,3%. Dimana artinya setiap tahunnya kita mendapatkan 9% pasif income dari emas yang kita beli 5 tahun yang lalu. Emas yang dimaksud adalah emas murni 24 karat saja, bukan emas perhiasan.

Di Indonesia sendiri ada beberapa merek emas murni, yang paling terkenal yaitu antara ada emas antam. Kamu bisa membeli emas murni melalui platform online, contohnya ada dua yaitu yang pertama Tokopedia dan yang kedua toko online emas bernama Imas. 

Dan serunya lagi sekarang kamu dapat mulai nyicil untuk membeli emas mulai dari Rp.200 saja. Sebagai informasi, di Tokopedia bentuk emas itu berupa digital. Namun kamu tetap dapat mencairkan emas ini kapanpun kamu mau. 

Nah itulah empat ide untuk mendapatkan pasif income yang dapat kamu lakukan apabila kamu memiliki modal uang di awal. Kemudian masuk ke empat jenis pasif income yang dapat kamu lakukan tanpa modal awal minimal. Tapi kamu harus menyisihkan waktu dan tenaga di awal untuk akhirnya mendapatkan aktivis pasif income ini. 

Menjual Foto

Untuk kamu yang punya hobi fotografi atau kamu memang bertalenta dalam hal mengambil foto. Maka ini adalah contoh yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pasif income. Karena kamu bisa menjual foto secara online. 

Kamu hanya perlu masukkan hasil foto kamu ke dalam situs microstock foto dan kemudian apabila ada orang yang membeli foto tersebut, maka kamu akan mendapatkan komisi dari hasil foto yang kamu jual. 

Karena produk ini adalah produk digital jadi satu foto yang kamu unggah tersebut bisa dibeli hingga berulang-ulang kali. Ada beberapa situs yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan pasif income dari unggah foto salah satunya adalah freepik.

Kamu hanya perlu mendaftar sebagai kontributor dan ikuti petunjuknya. Karena setiap situs memiliki aturan masing-masing. Contohnya seperti standar minimum resolusi foto dan seberapa besar komisi yang akan kamu terima sebagai kontributor.

Membuat Panduan Online

Kemudian yang kedua adalah membuat panduan online. Dalam hal ini kamu bisa membuat Ebook salah satunya. Intinya adalah membuat konten untuk dijual secara digital. Misalnya kamu ingin membuat dan menjual Ebook, jadi kamu harus menguasai topiknya. 

Kamu bisa mencari topik yang sesuai dan akhirnya menuliskan materi tersebut. Setelah selesai dan jadi kamu bisa menjual melalui situs marketplace yang sudah ada seperti Google Play, Amazon kindle dan beberapa situs online lainya.Rata-rata sebagai penulis kamu akan mendapatkan 35 hingga 70% dari hasil penjualan.

Sewa Properti atau Kendaraan 

Yang ketiga yaitu properti atau kendaraan. Apakah kamu mempunyai kendaraan atau ruangan kantor yang tidak terpakai? Sekarang kita bisa dengan mudah menyewakan kendaraan kita untuk mendapatkan pasif income.

Dalam hal ini kamu bisa menggunakan situs seperti OLX untuk mempromosikan bisnis sewa mobil atau sewa motor kamu. Jadi misalnya daripada ada ruangan atau kendaraan yang tidak terpakai itu bisa disewakan dan menghasilkan pasif income.

Google Adsense

Yang terakhir yaitu dari Google Adsense yang selalu muncul di awal atau di tengah-tengah setiap kali kamu melihar video di Youtube. Dari iklan yang tampil setiap kamu melihat video itu akan mendapatkan komisi dari iklan tersebut. 

Iklan ini tidak bisa langsung aktif. Karena dia harus minimal punya 1000 dan sudah ditonton minimal 4000 menit selama kurun waktu 12 bulan. Nah untuk kamu yang tertarik untuk mendapatkan uang dari Adsense, kamu bisa mulai dengan merekam video menggunakan handphone kamu. 

Apabila kamu memiliki pekerjaan lain, kamu bisa meluangkan waktu untuk membuat dan mengedit video itu sendiri. Jadi kamu harus pintar-pintar mengatur waktu setelah pulang kerja dan melakukan hal tersebut secara terus-menerus supaya akun Youtube kamu tampil iklan Adsense. 

Jadi itu 8 sumber pendapatan pasif income yang bisa kamu coba. Ada pasif income lain versi kamu, yuk taruh di kolom komentar. 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel