-->

5 Tipe Teman yang Harus Dihindari, Jangan Salah Pilih

5 Tipe Teman yang Harus Dihindari,  Jangan Salah Pilih

Catatan Baru - Kesuksesan seseorang ditentukan oleh dua hal yaitu, buku apa yang kita baca dan dengan siapa kita bergaul. Kalau zaman sekarang ini ada 3. Buku apa yang kita baca, dengan siapa kita bergaul, dan siapa yang kita follow. 

Banyak seorang motivator yang mengatakan mau jadi apa kamu 5 tahun kedepan dengan melihat teman-temanmu itu. Kalau kita bergaul dengan tukang parfum, kita akan jadi ikut wangi, Kalau kita bergaul dengan pandai besi walaupun kita tidak terkena api tetapi tetap kita akan kena baunya. Jadi memang kalau kita mau sukses, kalau kita mau bahagia, penting bagi kita untuk memilih dan memilah teman. 

Mungkin kita sering mendengar nasehat orang tua dulu mengatakan. Jangan pernah pilih-pilih teman, tapi itu beda konteks. Itu kontaknya apabila kamu anaknya orang kaya kamu tidak boleh memilih teman dari kalangan apapun. 

Tapi ada hal yang menarik dari sebuah pertemanan ini. Yaitu makin tambah usia kita, makin sedikit lingkaran pertemanan kita. Ya itu sangat wajar, karena memang makin sedikit pertemanan itu adalah ciri-ciri bahwa kita itu makin dewasa. 

Kenapa pilih-pilih teman itu penting? karena kita itu harus memilih orang untuk mendapatkan perhatian kita, loyalitas kita, dedikasi kita, investasi waktu kita, pikiran kita dan tenaga kita. Kalau kita memilih teman yang salah akhirnya waktu kita, energi kita, pikiran kita dan semuanya itu pun akan sia-sia. 

Tapi kalau kita memilih pertemanan yang tepat, kita dapat investasi waktu kita, investasi tenaga, pikiran dan semuanya. Itu semua akan ada timbal baliknya untuk kita, juga kalau kamu ingin hidup kamu kedepannya bisa sukses, bisa bahagia, coba kamu eliminasi untuk bergaul dengan 5 orang ini.

Tipikal Orang yang Suka Mengeluh 

Mengeluh itu biasa lo ya, tapi suka mengeluh itu yang tidak wajar. Apa-apa dikeluhkan, makan di suatu tempat dibilang makanan yang gak enak, makanannya enak dibilang tempatnya yang gak enak, tempatnya makanannya enak dibilang pelayannya yang kurang ramah, pelayannya ramah makanannya enak tempatnya bagus dibilang terlalu jauh dari tempatnya. 

Pokoknya apa aja dikeluhkan. Jadi hidup ini selalu dengan keluhan. Apa-apa dia keluhkan. Dia selalu mencari masalah dari setiap solusi, bukan mencari solusi dari setiap masalah. Kita hanya manusia biasa, butuh teman untuk sama-sama memotivasi, sama-sama mendengarkan, sama-sama membangkitkan semangat. 

Tetapi kalau kamu ketemu dengan orang-orang yang tukang mengeluh, sedangkan semangat kamu juga kadang naik kadang down. dan berteman dengan orang yang suka mengeluh itu cuman akan menguras energi kamu saja. Itu hanya akan membuang waktu kamu saja. 

Kalau ketemu dia yang tadinya bagus-bagus aja, pada saat ketemu dia semuanya jadi tidak bagus. Karena ada saja yang dikeluhkan saat ketemu dengan orang-orang seperti ini. Telepon kamu berkali-kali minta solusi. Pacar saya ini, Selingkuh gimana solusinya? 

Kita udah kasih solusi berkali-kali. Terus dia bilang saya cinta banget sama dia. Setelah itu dia telepon lagi, Aduh pacar saya selingkuh gimana solusinya segala macam. Kita bilang sama dia solusinya ya udah diputusin aja repot. 

Pada saat kita tanya solusi seperti itu tiba-tiba besoknya dia baikan sama pacarnya. Akhirnya dia cerita sama pacarnya. itu loh teman kita kemarin itu kasih solusi kalau kita putus. Akhirnya pacarnya dia berhubungan tidak baik dengan kamu.

Untuk itu biar tidak menguras energi kamu eliminasi teman-teman yang suka mengeluh. Tidak menjadikan dia teman bukan berarti kita membenci dia. Cuman kita memprotect diri kita supaya tetap semangat, tetap antusias karena hidup di luar sana itu membutuhkan energi positif yang luar biasa. 

Kalau lingkaran kamu punya energi yang negatif, lama-lama kau akan memandang dunia itu pun secara negatif. Jadi sangat sayang sekali buang buang waktu kalau kamu menghabiskan waktu dengan orang-orang yang suka mengeluh ini. 

Orang Yang Suka Mengatur

Orang cerdas tidak akan bergaul dengan orang-orang yang suka mengatur. Orang-orang ini merasa paling benar sendiri. Jadi semuanya itu dia merasa paling dalam lingkungan tersebut, yaitu dia yang ngatur kanan kiri. Mau nonton di mana dia atur sesuka dia, mau nonton apa pokoknya atas kemauan dia, mau makan di mana diatur. Pokoknya tanpa persetujuan yang lain. Makan di mana yang penting apa yang dia senangi, pokoknya harus makan di situ orang lain tidak punya hak untuk bicara. 

Pokoknya apa yang kita lakukan semuanya salah. Pokoknya dia yang paling benar. Janjian nonton tapi dia menentukan untuk nonton film apa. Akhirnya kita menonton film yang dia sukai, berjam jam kita yang bete aja gitu nonton film yang kita tidak sukai. Habis energi dengan orang-orang seperti ini. 

Ketika kita berteman bukan kita diwajibkan untuk menuruti semua perintah teman kita itu. Nah teman teman seperti ini tanpa sadar banyak di lingkungan kita. Untuk itu kita harus menjauh dari dia. Kita harus mengeliminasi dia sebagai teman kita. Kenapa buang-buang waktu kita melakukan sesuatu yang dia sukai, sedangkan kita tidak sukai. Padahal pertemanan itu sama-sama kita melakukan apa yang kita sukai. 

Jadi kalau kamu pengen hidupnya tenang, bahagia tidak ngedumel dalam hati, tidak dongkol dalam hati, maka kamu harus mengeliminasi orang-orang yang suka ngatur hidup kamu. 

Orang yang Tidak Tau Diri

Orang yang pelu kamu hindari selanjutnya adalah orang yang tidak tahu diri. Seperti pinjem uang lupa, pinjem motor tidak diisi bensinnya, pinjam barang jaket, baju, sepatu jadi hak milik. Pokoknya kalau ketemu dia ada aja yang bikin jengkel. 

Orang yang Tidak Tepat Waktu

Selanjutnya kamu juga harus menghindari untuk berteman dengan orang-orang yang tidak tepat waktu. Orang yang menghargai waktu setidaknya dia menghargai tiga hal, yang pertama dia menghargai waktu yang diberikan oleh Allah, yang kedua dia menghargai waktunya orang lain, Yang ketiga dia menghargai dirinya sendiri. 

Nah kalau orang tidak tepat waktu ini artinya ia tidak menghargai tiga hal ini. Orang yang tidak tepat waktu ada beberapa kemungkinan, tapi kemungkinan terbesar adalah janji dengan kamu itu tidak prioritas. 

Jadi kamu harus mengeliminasi dari lingkaran pertemanan kamu ini. Orang-orang yang tidak tepat waktu ini janjian saja dia tidak bisa tepat, bagaimana dia bisa mengerjakan hal-hal yang lebih besar lagi. 

Orang-orang yang menghargai waktu adalah ciri-ciri orang yang dapat dipercaya untuk mengemban suatu amanah. Berteman dengan orang yang tidak tepat waktu, tidak tepat janji itu hanya bisa menguras energi kita, bisa menguras tenaga kita dan bisa menguras kebahagiaan kita.

Orang yang Suka Gosip

Kalau kamu pengen hidup bahagia, kamu harus hindari berteman dengan orang-orang yang suka gosip dan banyak drama. Ketika kamu berteman dengan orang-orang yang banyak gosip dan suka drama ini. Sama aja kamu downgrade karena ada seseirang yang mengatakan Main talking about asking about event dan Snowman talking about people. Berarti tukang gosip ini kamu tahu dari tiga kategori ini dia berada di kategori mana. 

Yang pasti dia berada di kategori Snowman. Ketika ketemu dengan orang-orang seperti ini yang kita lakukan hanyalah mengkritik, menceritakan orang lain, suka gosip drama, apa yang dia tampilkan di media sosial tidak sesuai dengan kehidupan nyata dia. 

Semuanya dijadiin drama, pengen jadi pusat perhatian, pengen jadi center of attention supaya dia selalu diperhatikan selalu diperhatikan. Kita juga butuh diperhatiin dong, kita berteman kan saling memberi, saling menerima. 

Kalau kita cuman selalu mendengarkan orang lain, tapi kita tidak didengarkan ya capek dan buang-buang energi saja. Jadi apabila kamu mempunyai teman yang suka gosip dan banyak drama itu sebaiknya kamu hindari teman yang seperti ini.

Kalau kamu ingin kehidupan kamu bagus, kehidupan kamu sukses, maka hindari teman yang seperti ini. Teman yang baik adalah teman yang pada saat kita menceritakan hal-hal yang paling memalukan dalam hidup kita dia mendengarkan kita dan tersenyum. 

Teman yang baik pada saat kita menceritakan aib kita, dia selalu mendengarkan kita dan berkata sabar. Teman yang baik adalah pada saat kita menceritakan cerita personal dan profesionalisme kita dia selalu ada disamping kita. 

Menurut Aristoteles teman sebuah hunian jiwa tunggal dalam satu tubuh. Jadi kalau kamu pengen hidup bahagia kedepannya, kalau kamu pengen sukses kedepannya, kalau kamu ingin hidup kamu selalu lebih kuat. Maka mulai sekarang mulailah memilih dan memilah mana yang harus di jadiin teman dan mana yang harus di eliminasi. 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel