-->

16 Hal yang Tidak Bisa Dibeli dengan Uang

16 Hal yang Tidak Bisa Dibeli dengan Uang

Uang uang dan uang yang berhasil membuat semua orang bergerak kerja dan rela untuk mengeluarkan keringat serta usaha maksimal mereka. Semua orang menjadi meluangkan waktu dan usaha untuk mencoba menghasilkan lebih banyak uang. 

Oleh karena itu uang tampak menjadi sesuatu yang paling berharga di dunia. Dengan uang seakan-akan kita bisa mengubah semuanya. Dengan uang kita bisa mengubah hidung yang pesek menjadi mancung. Dengan uang kita bisa mengubah wajah jelek menjadi cantik. Dengan uang kita bisa hidup dengan mudah dan nyaman dan lain sebagainya. 

Tetapi kenyataannya tidak tidak semua hal bisa dibeli dengan uang. Dan inilah, catatan baru berikan beberapa hal yang bahkan orang paling kaya di muka bumi pun tidak bisa membelinya. 

Waktu 

Tidak peduli seberapa kaya diri kita. Kita tidak akan pernah bisa membeli waktu yang sudah kita lalui. Banyak sekali orang mengorbankan waktu mereka untuk mengejar uang. Bahkan mengorbankan kehidupan pribadi mereka. 

Orang mengorbankan waktu bersama keluarga, waktu beribadah, waktu untuk lingkungan sekitar dan waktu-waktu yang lain. Mungkin orang akan mendapatkan lebih banyak uang. Tetapi apa yang sudah terlewatkan tidak akan pernah bisa kembali. 

Cinta

Kata orang uang tidak bisa membeli cinta terdengar klise. Tetapi itu memang benar adanya seperti itu. Satu hal yang lucu tentang hubungan cinta dan uang adalah adalah bahwa justru ketika seseorang memiliki terlalu banyak uang, maka ia semakin sulit pula menemukan cinta sejati. 

Mengapa demikian. Semua orang ingin bergaul dengan orang yang sukses. Karena itu akan sangat sulit untuk menemukan cinta sejati. Karena mungkin kita tidak akan mampu membedakan antara orang-orang yang mencintai apa adanya atau mencintai kita karena harta yang kita miliki. 

Apakah dia benar mencintai kita karena diri kita atau karena hanya dari apa yang kita miliki. Pertanyaan yang perlu untuk ditanyakan adalah, apakah dia, orang itu atau mereka akan tetap mencintai dan bersedia membantu kita ketika kita tidak memiliki apa-apa. 

Kebenaran 

Kata pepatah tidak ada yang bisa disembunyikan di bawah matahari selamanya. Kekayaan dan uang bisa menutupi kebenaran sementara. Orang yang bersalah dengan uang bisa bersikap seenaknya. Sebaliknya, orang yang tidak bersalah harus merasakan dinginya penjara, karena dia kalah dalam perkara hanya karena tidak mampu bayar. 

Tapi kebenaran tidak akan pernah selamanya. Suatu saat pasti dia akan terbuka. Setidaknya hukum karma dan takdir akan berbicara bahwa orang yang baik akan tetap mendapatkan kebaikan. Dan orang jahat pasti kelak akan mendapatkan hasil kejahatannya. 

Keluarga 

Ikatan anggota keluarga hanya dapat dibangun dan dipertahankan dengan cinta, bukan dengan uang. Uang memang dapat membantu menghidupi keluarga, memang itu benar. Tetapi tidak untuk membuat mereka cinta dan peduli. 

Keluarga adalah pendukung nomor 1 hidup kita. Jadi tunjukkanlah cinta kepada mereka, daripada melemparkan uang kepada mereka. Datanglah kepada keluarga kita dengan cinta dan ketulusan. 

Teman Sejati 

Bertemu dan berteman dengan banyak orang dengan motif dan kadang disisipi hubungan. Untung dan rugi orang datang kepada kita karena mereka sedang butuh bantuan dan pergi tanpa kabar setelahnya. Dengan uang mungkin kita bisa mengundang orang untuk menjadi teman kita. 

Tetapi setelahnya ketika uang kita sudah habis. Mereka kemudian menghilang dan pergi begitu saja. Tetapi pertemanan sejati tidak bisa dibangun dengan hubungan materialistik. Dari sekian banyak teman dan orang yang kita kenal. Mungkin hanya ada satu atau dua teman kita yang benar-benar ada untuk kita dan kita juga ada untuk mereka. 

Itulah teman sejati. Tidak peduli berapapun harta yang kita miliki, tidak peduli berapapun teman kita memiliki harta. Jika kita punya teman yang seperti itu pertahankan. Jangan sampai kita mengecewakan mereka. Karena harga mereka tidak akan pernah bisa dibeli. 

Bakat 

Setiap orang dilahirkan dengan semacam kemampuan khusus. Kemampuan dimana ketika seseorang sangat baik dalam suatu hal, atau sebuah keahlian. Itulah yang disebut dengan bakat. Ketika kita telah menemukan bakat kita, maka peliharalah dan manfaatkan. 

Seseorang mungkin sangat sulit memainkan alat musik, tetapi sementara orang yang lain tanpa harus membayar dia dengan sangat ahli memainkan nada-nada dengan sebuah instrumen musik. Seseorang mungkin sulit untuk mendapatkan relasi baru, tetapi orang lain dengan sangat mudah melakukannya. 

Ada banyak bakat musik, menghitung, berkomunikasi, menggambar, memimpin dan lain sebagainya. Maka bakat tidak bisa dibeli dengan uang sebanyak apapun. Kenalilah bakat kita dan pertahankan. Itulah potensi diri kita yang tidak bisa dibeli dengan uang. 

Hati yang Baik 

Kebaikan hati adalah cerminan dari siapa diri kita. Tidak ada jumlah uang yang dapat mengubah karakter sejati kita itu. Kita mungkin bisa memutuskan untuk memalsukannya, tetapi berapa lama kita bisa bertahan dalam kepalsuan itu. 

Kekayaan tidak akan mengubah siapa diri kita sebenarnya. Ada begitu banyak orang dan harta benda yang sedikit tetapi memiliki hati yang baik dan tulus. Sebaliknya tidak jarang pula orang dengan kekayaan yang banyak, tapi memiliki hati yang busuk. 

Sikap 

Banyak uang tidak secara otomatis berarti memiliki sikap yang berkelas. Banyak uang tidak berarti semakin santun, semakin menghargai, semakin penyayang dan lain sebagainya. 

Akal Sehat

Syukurlah kita jika kita masih mempunyai akal yang sehat. Dapat membedakan antara yang baik dan buruk, berpikir tentang sebab dan akibat. Karena banyak orang yang tidak mampu berpikir seperti layaknya orang yang punya akal sehat. 

Meskipun dia mempunyai harta yang banyak. Ada banyak orang yang harus berakhir di balik jeruji. Tidak hanya orang miskin, tetapi juga orang kaya. Bahkan banyak orang kaya yang harus berakhir dengan bunuh diri. Banyak orang kaya yang harus berakhir dengan membunuh keluarga mereka hanya untuk merebut harta dan lain sebagainya. 

Jadi jaga diri kita agar senantiasa memiliki akal yang sehat. 

Penerimaan Apa Adanya 

Kebutuhan untuk bersosialisasi dan diterima oleh lingkungan adalah kebutuhan kita semua sebagai manusia. Inilah sebabnya banyak orang membelanjakan uang mobil terbaru, pakaian bermerek, sepatu bermerek hanya agar mereka dapat diterima oleh orang lain. Dapat dilihat oleh orang lain sebagai orang yang keren, orang yang bergengsi dan sebagainya. 

Oleh karena itu jika kita mendapatkan sebuah penerimaan apa adanya di lingkungan kita. Maka pertahanannya, karena itu tidak akan bisa dibeli dengan uang. 

Kesuksesan 

Mungkin dengan uang orang bisa memilih sebuah jabatan, kedudukan, prestasi, pengakuan dan lain sebagainya. Tapi apakah kita sudi untuk menyebut orang yang berbuat seperti itu sebagai orang yang sukses. 

Tentu tidak. Sukses adalah sebuah akhir dari proses yang natural seseorang. Yang ingin mendapatkan kesuksesan besar perlu berusaha, perlu berkeringat, perlu meluangkan waktu yang panjang. 

Harga Diri 

Kita tidak bisa menambah nilai pada diri kita melalui harta benda. Mungkin seseorang bisa menjadi pusat perhatian dan membuka banyak orang jika ia memakai jam tangan ratusan juta, mobil miliaran, tas bermerek dan lain sebagainya. 

Tapi harga diri bukan di situ letaknya. Harga diri adalah apa yang menjadikan kita berharga dimata orang lain. Mutiara akan tetap menjadi mutiara dengan kemasan apapun. Banyak orang yang mungkin harta bendanya sedikit. Tetapi mereka punya nilai punya prinsip, punya manfaat, sehingga ia bisa dikenal sebagai pahlawan dan sebagai seorang yang besar. 

Kebijaksanaan 

Ketika kita kurang bijaksana. Kita tidak bisa mendapatkannya dengan membayar seseorang untuk mengajarkan kita tentang kebijaksanaan. Kebijaksanaan tidak bisa dibeli dengan uang. Kebijaksanaan datang melalui pengalaman yang panjang. Melalui berbagai macam emosi dan situasi. 

Kedamaian 

Kedamaian adalah hal yang sangat subjektif. Kedamaian tidak bisa dibeli dengan uang sebanyak apapun. Banyak orang kaya yang ternyata hatinya tidak damai. Sebaliknya banyak orang yang hidup pas-pasan mendapatkan anugerah kedamaian yang besar. 

Karena kedamaian letaknya ada di dalam hati kita. 

Kesehatan 

Tidak peduli seberapa kaya seseorang. Jika ia menderita penyakit yang kronis uang menjadi tidak berguna. Kita sakit kita tidak akan bisa menikmati hampir semua kenikmatan yang diberikan oleh uang. 

Uang memang bisa menambah kualitas hidup dan menunjang kesehatan kita. Tetapi ironisnya justru terkadang kita mengesampingkan kesehatan untuk mencari uang dan ketika kita mempunyai uang yang sangat banyak kemudian kita membeli kembali kesehatan kita dengan membayar semua perawatan kita. 

Bagi kita yang sehat bersyukurlah. Jagalah kesehatan kita. Karena sesungguhnya sehat adalah kekayaan yang sangat banyak. 

Kekekalan Hidup 

Sudah jelas bahwa setiap kita akan mati dan tidak ada yang mampu membeli waktu untuk memperpanjang hidup. Sampai hari ini belum ada teknologi yang mampu dibeli untuk membuat seseorang bisa hidup kekal di dunia. 

Jadi sekarang yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meninggalkan sesuatu yang kiranya bermanfaat orang-orang. Yang kita tinggalkan bermanfaat untuk anak cucu kita, bermanfaat untuk masyarakat, bermanfaat untuk orang lain dan sebagainya. 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel