-->

13 Hal yang Bisa Membuat Kita Dijauhi Oleh Orang Lain

13 Hal yang Bisa Membuat Kita Dijauhi Oleh Orang Lain
Setiap orang pasti ingin disukai oleh orang-orang di sekeliling mereka. Setiap juga orang ingin dikenal dengan pribadi yang positif. Namun terkadang ada beberapa sifat buruk yang tanpa disadari bisa membuat orang-orang di sekitar kita menjauh.

Berikur catatan baru berikan beberapa rangkuman tentang kebiasaan yang membuat seseorang dijauhi oleh orang lain.

Playing Victim

Playing Victim adalah berlagak menjadi korban atas sesuatu. Dia selalu bercerita dan bersikap seperti orang yang perlu dikasihani. Setiap bertemu dengan dia, dia selalu bercerita bagaimana susah dan sakitnya menjalani hidup. Seakan-akan tidak ada kabar positif yang diceritakan.

Betapa menyebalkan orang yang seperti itu. Semua orang mengalami masalah, tapi bukan untuk dilebih-lebihkan. Masalah datang untuk diselesaikan dengan tetap bersikap kuat, tegar dan optimis.

Untuk orang yang kuat, tegar dan optimis selalu lebih menarik daripada orang yang selalu playing Victim.

Merendah Meninggikan Mutu atau Humble Breaking

Jadi, seseorang pura-pura curhat punya banyak masalah atau punya banyak kekurangan. Tapi sebenarnya dia sedang menyombongkan dirinya sendiri. Contohnya seperti ini. Dia curhat pulang kerja udah capek, ternyata dirumah malah tambah capek. 3 mobil parkir sembarangan, mau berenang eh kolam renang di rumah masih kotor, belum lagi sibuk mau beliin anak IPhone baru.

Itu adalah contoh bagaimana orang melakukan Humble Breaking atau merendah meninggikan mutu. Atau seseorang yang memposting caption sebuah keluhan di Instagram dengan gambar meja yang berantakan, tapi di situ ada MacBook terbaru yang baru dia beli dan iPhone ten yang baru dia beli juga.

Sering kan kita menemukan orang yang seperti itu, dan perbuatan seperti itu sangat menyebalkan.

Pemurung dan Selalu Meratapi Kesedihan

Kalau kamu kehilangan sesuatu pasti rasanya sedih dan semua orang maklum. Tetapi kalau kamu susah move on dan selalu murung dengan kondisi kamu. Itu bisa bikin orang disekitar kamu capek menanggapi kamu, dan lama-kelamaan mereka akan menjauh dari kamu.

Selalu Minta Validasi dari Orang Lain

Sesekali meminta pendapat orang lain atas pilihan yang kita buat adalah sesuatu yang baik. Tetapi jika terus-menerus meminta pendapat atau persetujuan orang lain adalah hal yang sangat menyebalkan. Setiap hari meminta persetujuan untuk sesuatu yang besar, tapi kadang-kadang mereka juga meminta persetujuan untuk urusan-urusan yang remeh-temeh.

Misalnya pilihan warna baju, pilihan makanan, pilihan minuman dan hal yang remeh temeh yang lainnya, yang sebenarnya itu bisa dilakukan sendiri. Orang-orang seperti itu sangat menyebalkan dan membuat mood orang lain menjadi buruk.

Terlalu Sering Posting di Media Sosial

Memang penting untuk mengaktualisasikan diri di media sosial. Kita juga bisa membagikan sesuatu yang bermanfaat agar bisa dibaca oleh orang lain. Tetapi kadang seseorang berlebihan menggunakan media sosial.

Terlalu sering posting di media sosial adalah sesuatu yang kurang baik. Makan diposting, mau berangkat ke kampus diposting, bahkan bangun tidur pun diposting. Sampai-sampai orang lain bosan dan merasa ilfil dengan orang itu.

Suka Memotong Pembicaraan Orang Lain

Hampir semua orang ingin mereka didengarkan ketika mereka sedang berbicara. Potonglah pembicaraan mereka secara terus-menerus kalau kamu ingin dibenci oleh mereka. Meskipun seseorang bercerita tentang sesuatu yang mungkin sudah kamu ketahui, jangan pernah memotong pembicaraan mereka. Usahakan untuk mendengarkan dengan seksama sampai dia menyelesaikan ceritanya.

Ketika seseorang bercerita tentang masalah yang dialami. Mereka ingin kamu hanya mendengarkan dia, kecuali kalau dia sudah meminta kamu untuk berbicara, maka bicaralah.

Tidak Mengembalikan Sesuatu yang Dipinjam

Semua orang tentu tidak suka dengan orang yang suka pinjam tapi nggak pernah mengembalikan. Belum lagi kalau dia merasa sok tidak berdosa. Tentu itu akan sangat menyebalkan. Jadi kalau kamu meminjam sesuatu kepada temanmu, segeralah kembalikan.

Jika memang sudah selesai jangan suka menunda untuk mengembalikan dan yang juga penting adalah mengembalikan sesuatu dengan kondisi yang sesuai ketika kamu meminjamnya.

Emosi yang Meledak-Ledak

Berteriak-teriak, membanting barang atau memukul sesuatu ketika marah, menunjukkan kecerdasan emosional yang rendah. Tidak ada orang yang suka dengan orang yang emosinya meledak-ledak dan tidak bisa diprediksi.

Justru orang akan takut dan menjauh kalau kamu punya sifat seperti itu. Segera perbaiki, datanglah ke psikologi atau orang yang bisa memberikan nasehat kepada kamu.

Sering Membatalkan Janji

Tentu sangat menyebalkan jika kita punya teman yang sering membatalkan janji yang sudah disepakati. Mengadakan sebuah pertemuan sudah deal akan datang jam sekian. Tapi ketika kita sudah siap-siap untuk berangkat, tiba-tiba ia membatalkan acara itu.

Sesekali memang kadang ada saat dimana kita harus membatalkan untuk menyelesaikan sesuatu yang mendadak. Tetapi jika terlalu sering dan menjadi kebiasaan dan tentu akan membuat orang lain malas dengan kamu. Disisi lain itu juga menunjukkan bahwa kamu adalah seseorang tidak bisa mengatur waktu.

Biang Gosip

Membicarakan aib orang lain adalah sesuatu yang sudah jelas itu tidak baik. Meskipun kegiatan bergosip adalah kegiatan yang mungkin menyenangkan khususnya bagi kalangan kaum wanita. Lebih baik seseorang menghindari kegiatan itu.

Selain membawa dampak buruk dari korban gosip. Nama baik si biang gosip juga akan tercoreng, karena tingkahnya tersebut. Meskipun bisa saja orang berlaku baik di depan biang gosip, tetapi orang-orang cenderung tidak menyukai si biang gosip tersebut.

Menggosip hanya dianggap sebagai orang yang kurang kerjaan, yang bisanya hanya ngurusin kehidupan orang lain. Di belakang orang-orang justru akan menjauh dan menjelek-jelekkan orang yang menjadi biang gosip tersebut.

Terlalu Serius

Hidup memang butuh keseriusan, apalagi dalam usaha meraih tujuan hidup. Tanpa keseriusan, tujuan hidup tidak akan bisa tercapai. Tetapi karena terlalu serius seringkali seseorang mengabaikan segala hal yang ada di sekitarnya.

Sikap tersebut membuat orang lain menjadi terabaikan, dan menganggap bahwa orang itu adalah orang yang terlalu serius. Agar terhindar dari orang yang terlalu serius, ada satu hal yang bisa dilakukan. Umumnya orang-orang tidak menyukai orang yang terlalu serius karena dinilai tidak bisa diajak bersenang-senang.

Oleh karena itu sebaiknya seseorang harus bisa membedakan antara fokus untuk menata hidup dengan waktu untuk refreshing atau bersenang-senang. Jika memang kewajiban sudah selesai dilakukan dan ada ajakan teman untuk keluar, lebih baik menerima ajakan teman itu.

Dengan menerima ajakan teman itu relasi dengan teman akan tetap terjaga dan teman tidak akan menganggap sebagai orang yang terlalu serius.

Terlalu Terbuka di Awal Pertemanan

Masa awal pertemanan adalah saat seseorang untuk saling mengenal. Biasanya orang cenderung masih sungkan untuk membuka semua rahasianya. Meskipun begitu ada 1 jenis orang yang baru saja berada di masa awal perkenalan namun sudah bercerita mengenai seluk beluk, tentang dirinya dan yang lebih parah lagi orang tersebut sampai curhat tentang masalah pribadinya.

Padahal baru saja saling mengenal. Hal itu bukannya meninggalkan kesan yang friendly. Tetapi justru meninggalkan kesan yang buruk.

Berpikiran Tertutup

Berpikiran tertutup adalah salah satu sifat yang tidak disukai oleh orang lain. Sikap berpikiran tertutup sering mengantarkan seseorang pada sifat keras kepala. Orang yang keras kepala adalah tipe orang yang terlalu keras pada pendiriannya dan cenderung menganggap bahwa dirinyalah yang paling benar.

Orang dengan sifat keras kepala sulit untuk menerima masukan dari orang lain, dan tentunya sikap yang seperti itu adalah sikap yang sangat tidak menyenangkan. Oleh karena itu orang perlu berpikiran terbuka menerima segala masukan.

Menerima segala hal yang mungkin berbeda dengan pendirian dia. Orang yang berpikiran terbuka akan lebih mudah diajak berkomunikasi, akan lebih mudah untuk menerima orang lain, dan itu akan menyenangkan bagi orang lain.

Nah itulah beberapa hal yang bisa membuat kita dijauhi oleh orang-orang lain. Oleh karena itu kita harus belajar bagaimana untuk menghindari beberapa hal itu agar kita bisa diterima oleh orang lain dan juga menyenangkan bagi orang lain.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel