5 Cara Menaikkan Brand untuk Bisnis

5 Cara Menaikkan Brand untuk Bisnis

Dalam menjalanan bisnis tentunya branding merupakan sesuatu yang tidak bisa kita abaikan. Karena branding sangatlah penting untuk menaikkan jumlah pembeli atau customer dari bisnis kita. Nah kali ini Catatan Baru akan membahas mengenai 5 cara dan strategi untuk menaikkan brand dari bisnis yang kamu jalankan. 

Fokus Kepada Target Konsumen

Banyak orang atau pengusaha yang pengen agar brand-nya dikenal, lebih populer dan lebih punya nama. Dari hal ini banyak orang yang berpikir kalau misal brand saya pengen dikenal artinya saya followersnya harus sudah banyak. 

Tetapi apakah followers menjadi ukuran popularitas dari sebuah brand? Berarti kalau gitu saya harus punya Instagram dengan followers yang banyak dong? 

Tetapi menurut saya belum tentu. Jawabannya begini, bisa jadi tergantung dari produk dan bisnis yang kamu jalankan. Mungkin betul followers adalah salah satu indikator untuk bisa menaikkan brand suatu bisnis.

Tetapi ada bisnis tertentu yang tidak perlu melakukan hal tersebut. Salah satunya adalah klien saya yang menjalankan bisnis Furniture. Hal yang dilakukan supaya brand meningkat justru bukan dari followersnya. Tetapi dari customer-customer yang sudah punya nama dan reputasi. 

Dari situ dia mengerjakan project-project, hingga kemudian semakin banyak proyek yang dikerjakan hingga akhirnya brand-nya lebih meningkat dan populer. 

Jadi poin yang pertama adalah fokus terlebih dahulu untuk menentukan siapa target market atau customer yang membantu menaikkan popularitas brand kita.

Kalau kamu memberikan servis dan layanan terbaik, saya rasa bisnis kamu akan direkomendasikan juga oleh customer tanpa kita harus diminta. Misalnya kamu mempunyai bisnis les bimbingan belajar Matematika atau Fisika, dan kamu punya satu metode yang bener-bener milik kamu sendiri. 

Kamu bisa angkat hal ini, lalu kamu coba ke target marketnya. Misalnya usernya anak-anak yang dia setiap hari harus pusing gimana nih soal matematika rumusnya begitu rumit. Nah dengan kamu punya metode begitu simpel, bahkan lebih simpel dari metode yang lain-lain. Sehingga di situ anak-anak bisa lebih cepat mengerjakan soal-soal matematika. 

Dari situ orang tuanya ngomong ke orang lain dan seterusnya. Nah di situ bisnis yang kamu jalankan popularitasnya akan bertambah. Jadi popularitas customer-customer yang menggunakan jasa kamu itu happy dengan layanan yang kamu berikan.

Jadi dalam hal ini bukan asal tambah followers, bukan asal tambah subscribers. Karena belum tentu subscribers atau followers kamu adalah target market spesifik dari bisnis kamu. 

Fokus Kepada Direct Competitor dan Indirect Competitor

Cara kedua yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan brand bisnis kamu adalah fokus kepada kompetitor. Dalam hal ini kamu harus lihat kanan-kiri atau atas-bawah juga. Pokoknya kamu lihat semua kompetitor kamu yang direct dan indirect. Yaitu yang secara langsung dan yang tidak langsung. 

Contohnya tadi, kalau kamu jualan ayam geprek kayaknya udah banyak yang jual gitu. Tapi pertanyaannya adalah ayam geprek ini apakah sudah banyak customernya atau belum. Tetapi pastinya pasti semua pembisnis lain sudah banyak customernya.

Nah dari hal tersebut kamu bisa menyadari bahwa kamu tidak menjalankan bisnis ini sendirian. Maka kamu harus mengetahui dari sekian banyak kompetitor yang ada didaerah kamu punya kelebihan apa. 

Gali Jawaban Apa yang di Dalam Benak Konsumen

Jika kamu punya brand apapun. Jangan takut untuk menjualkan barang atau produk orang lain. Karena dalam hal ini kamu tidak akan tersaingi. Misalnya ada Department store dengan nama Metro atau Sogo. Metro atau Sogo kan menjual merek lain, tapi yang diangkat brand-nya Sogo atau brand-nya Metro. 

Hal ini merupakan sebuah strategi supaya orang ingin datang ke Metro atau ke Sogo berarti itu artinya mereka menjualkan merk orang lain. Dalam hal ini artinya Metro atau Sogo juga harus meningkatkan brand mereka. 

Dalam hal ini kamu bisa memahami custamer inside. Yaitu berarti kamu harus ngobrol dengan customer yang sering datang ke Toko kamu. Tanya kenapa sih kenapa customer sering datang ke toko kamu, apa yang paling disukai di toko kamu. 

Kalau jawabanya karena di toko kamu murah. Hati-hati jawaban murah itu masih ngambang. Kamu harus gali lagi kebawah, karena jawaban di atas bukan jawaban yang sesungguhnya. 

Jika kamu menemukan jawaban seperti ini karena disini memang harganya oke, kedua dekat, ketiga tuh orangnya tuh enak banget, friendly. jadi saya minta apa langsung disediain. Nah itu berarti jawaban yang kamu butuhkan sebenarnya.Karena mungkin toko kamu pelayanannya sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Jadi kamu harus tahu customer Insight. Bukan cuma jawaban customer harganya murah. Tapi coba gali lagi maksudnya gimana. Coba jelasin deh Lebih detail lagi apa yang menjadi ketertarikan sebenarnya kenapa mereka berminat untuk membeli barang ditoko kamu.

Jangan Hanya Jualan Produk Kamu 

Kalau ingin menaikkan brand bisnis kamu. Jangan hanya jual produk kamu saja. Artinya kalau kamu hanya menjual produk kamu saja, itu akan menjadi komoditi. Artinya kamu akan dibandingkan dengan produk lain yang juga mirip dengan produk kamu, dan kalau merk lain harganya lebih murah, pasti customer pilih yang lebih murah. 

Apalagi persepsi mereka produknya sama atau mirip. Contohnya misal kamu jual ayam goreng. Nah ayam goreng kan banyak sekali orang yang jual. Jadi ingat kalau kamu hanya menjual ayam goreng saja, banyak yang juga jual ayam goreng. 

Dan yang pasti pada umumnya yang dicari adalah ayam goreng yang enak dan bumbunya kerasa gitulah. Pokoknya kranci banget gitu. Semua ayam goreng kan pasti enak dan memenuhi kriteria diatas. 

Nah dalam hal ini kamu harus cari tahu perbedaanya. Kita bisa membuat satu kreativitas di ayam goreng kita. Misalnya kamu bisa sebut nama ayam gorengnya dengan nama yang unik. Contoh ayam goreng bahasa Inggrisnya Chicken, tapi karena kita menginginkan produk kita beda, kita bisa balik namanya menjadi Ken Chike.

Misal perumpamaan ayam goreng yang kamu jual adalah pertama dan satu-satunya di Indonesia atau ayam goreng dengan spesial 100 macam bumbu. Dengan begitu usaha atau bisnis yang kamu jalankan mempunyai perbedaan. Orang melihat ayam goreng yang kamu jual bukan hanya sekedar ayam goreng. Tetapi ada sesuatu yang berbeda yang membuat konsumen membeli.

Berikan Alasan Kenapa Konsumen Harus Membeli Produk Kamu

Kelima adalah customer kamu harus punya alasan untuk percaya dan membeli produk kamu. Berikan alasan kenapa mereka harus beli dan kenapa mereka harus percaya dengan bisnis yang kamu jalankan. Misalnya kamu mempunyai produk skin care. Pada umumnya skin care semua sama. 

Tapi misalkan kamu bilang skin care kita itu diambil dari bunga Immortal flower yang hanya tumbuh di dataran tinggi Perancis dan hanya di musim tertentu. Kemudian kita ambil Immortal flower artinya Immortal itu sangat sulit untuk didapatkan dan tidak bisa semua orang bisa memilikinya. Intinya customer kamu harus punya alasan untuk membeli produk yang kamu jual.

Belum ada Komentar untuk "5 Cara Menaikkan Brand untuk Bisnis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel