5 Tips Menjadi Kaya di Usia Muda

5 Tips Menjadi Kaya di Usia Muda

Pada kesempatan ini catatan baru akan bagikan 5 cara bagaimana bisa menjadi kaya di usia muda. Yang perlu kamu perhatikan dalam mengejar kekayaan dan untuk menjadi orang kaya temen-temen harus tahu dulu dan pahami dulu bahwa itu bukan hanya tentang seberapa besar penghasilan yang kamu dapatkan sekarang. 

Jadi ada satu cerita di bahwa ada orang Inggris sempat mengalami itu, yaitu sekitar tahun 1900-an yang mendapatkan lotre puluhan milyaran. Pada saat itu nilainya tentu sangat besar. Tetapi tidak sampai 1 tahun uangnya bisa habis. 

Jadi yang menang berapa puluh miliar itu hanya dalam 1 tahun uangnya itu mereka bisa habis dipakai sama orang tersebut, entah itu untuk party, main cewek dan masih banyak lainnya. Karena hal tersebut yang membuat ia tiba-tiba menjadi jatuh miskin. 

Perlu diketahui bahwa untuk bisa menang lotre itu lebih beruntung daripada orang yang kena geledek. Karena pada prinsipnya orang yang kena gledek pertahun, sama orang yang menang lotere pertahun itu jauh lebih sedikit orang yang menang lotre. Jadi bisa bayangkan begitu beruntungnya dia. 

Dari hal ini perlu kita ketahui bahwa untuk menjadi kaya itu bukan tentang jumlah pendapatan yang kita dapatkan. Tapi yang perlu kita ketahui adalah bagaimana cara mengelola uang tersebut. 

Tau Bagaimana Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan di usia muda merupakan hal yang sangat penting, karena kebanyakan orang itu misalkan masuk 10 juta yang dipakai untuk kehidupan itu bukan cuman 8 juta tapi bisa 10 juta bisa sampai 12 juta sampai ngutang ke Bank untuk bayar cicilan. 

Sebenarnya itu tidak bagus, karena untuk menjadi kaya itu adalah perjalanan panjang, bukan hanya penghasilan sekarang banyak tapi habis dipakai untuk besoknya. Ada orang yang penghasilannya Rp1.500.000 tapi bisa berhemat dan bisa menabung Rp.500.000 dalam satu bulan. Ada juga orang yang mempunyai gaji 10 juta kadang terbawa sama gengsi dan teman-teman akhirnya bisa mengeluarkan sampai 12 juta sampai 13 juta dalam satu bulan. 

Jadi kalau misalkan kamu pingin kaya, kamu harus menyisakan atau menyimpan dana tersebut. 

Berinvestasi

Yang kedua adalah kamu harus bisa menginvestasikan dana tersebut. Karena kalau tidak diinvestasikan kamu harus seumur hidup harus mengejar uang terus setiap harinya dan akhirnya di masa tua kamu tidak punya apa-apa. 

Ketika kamu tidak produktif dan kamu tidak bisa bekerja lagi. Kamu tidak bisa punya tabungan yang cukup untuk menghidupi masa tua kamu. Kamu harus minta tolong sama anak untuk memenuhi segala kebutuhan keseharian kamu. 

Karena di zaman sekarang banyak anak yang harus menanggung beban hidup orang tuanya dan juga harus menanggung beban istri, harus juga menanggung segala kebutuhan orang tua. 

Karena kita sama-sama tau bahwa millenial itu kebanyakan susah mendapat income yang besar. Dari hal ini tentu akan susah jika harus membiayai orang tuanya yang jatuh sakit misalnya, habis itu tahu-tahu udah dipaksa harus nikahin ceweknya, pengen punya anak. Padahal kamu belum siap soal biaya dll.

Dari tersebut tentunya akan membuat perasaan mereka terbebani dengan pikiran yang seharusnya belum mereka pikirkan. Untuk sangat penting bagi untuk menginvestasikan uang yang sekarang kamu dapatkan.

Kamu bisa tabung hasil dari hasil kerja  kamu ke dalam suatu penyedia investasi. Investasinya itu bisa berupa deposito, ORI atau properti. Itu semua bisa banget untuk kamu yang masih menabung dibawah 100 juta.

Lebih baik masukkan di ORI, deposito atau reksadana karena itu semua bunganya lebih lumayan daripada kamu terus menerus menaruh uang dibawah bantal atau celengan. Karena hal itu sangat sia-sia dan tidak akan menghasilkan apa-apa.

Atur Pengeluaran

Yang ketiga adalah setting pengeluaran kamu. Kamu mungkin sering lupa untuk mensetting pengeluaran bulanan kamu. Ibarat kamu sudah punya kendaraan, kamu sudah punya mobil tapi kamu nggak tahu tujuan kamu mau ke mana. 

Mau ke Solo, Semarang, ke Jakarta? itu kalau kamu nggak setting akhirnya kamu hanya muter-muter nggak jelas mau pergi kemana. Untuk itu sangat perlu untuk mensetting income yang kamu dapatkan.

Setting angkanya, dalam waktu berapa tahun kamu akan mencapai goal tersebut. Misalkan 5 tahun kedepan aku harus punya mobil, lalu berapa yang harus kamu tabung dalam satu bulan untuk mendapatkan goal tersebut.

Sama halnya seperti kamu sudah punya kendaraan, kamu tau bahwa kamu pengen ke Solo, tapi kalau kendaraannya itu masih kuda tapi kamu maunya hanya dalam waktu 1 jam, ya ndak mungkin. Mungkin kamu  bisa menggunakan kuda, tapi mungkin untuk sampai kesama butuh waktu sampai 7 atau 8 jam. 

Intinya kamu harus memperhatikan angkanya berapa dan tahu juga waktunya berapa lama. Karena kalau kamu itu nggak tahu angkanya berapa itu ibarat kendaraan yang ingin kamu pakai apa tidak taudan kamu akan susah untuk sampai ke situ. 

Jadi penting banget untuk menentukan uang yang mau ditabung berapa, setelah itu tau dapatnya berapa dan maunya dapat apa. Kamu juga harus tahu bagaimana caranya, apakah dengan terus bekerja seperti biasanya, apakah terus bekerja ditambah dengan investasi.

Mengelola Investasi dengan Baik

Selanjutnya kamu juga harus tau bagaimana mengelola investasi. Karena hal ini sangat penting, investasi bukan sekedar main-main. Karena ketika kamu memutuskan untuk berinvestasi kamu harus benar-benar tau uang kamu investasikan untuk membeli apa. 

Misalkan kamu ditawari trading emas dan akhirnya nggak tahu cara mainnya. Dalam waktu beberapa bulan uang kamu hilang. Jadi kamu harus tau betul tentang investasi tersebut, jangan sampai ketika kamu sudah berinvestasi malah masuk ke investasi bodong. Nggak bisa menghasilkan, dari beberapa bulan, beberapa tahun kok cuman segitu segitu aja.

Terus Belajar 

Yang kelima adalah harus terus belajar. Jadi ini prinsip yang paling penting, bagaimana cara agar menjadi sukses di usia muda kamu harus terus belajar. Kamu harus mau beradaptasi terus, karena setiap hari dunia berubah dengan sangat sangat cepat. 

Kita tahu orang dulu bisa kaya lewat properti itu dengan cara apa, dengan cara pasang pasang spanduk. Tapi sekarang kamu bisa lihat orang-orang yang pasang-pasang spanduk itu sama sekali tidak menghasilkan. Justru orang-orang yang pakai sosial media yang jauh lebih menghasilkan. 

Jadi hidup itu terus berputar. Orang dulu bilang kalau misalkan mau investasi media promosinya harus pakai spanduk, tapi mereka tidak memanfaatkan media sosial, mereka tidak memanfaatkan website. Hal-hal seperti yang kita tidak update, maka kita akan ketinggalan. 

Oke jadi itulah 5 hal yang bisa kamu lakukan untuk sukses dan kaya di usia muda. Nomer berapa yang sudah kamu lakukan?

Belum ada Komentar untuk "5 Tips Menjadi Kaya di Usia Muda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel